Korban Perceraian
salam hangat bagi kalian yang membaca
blog ini, saya ingin berbagi tips untuk kaliann agar tetap semangat menjalani
hidup ini khususnya bagi anda yang memiliki kedua orang tua yang sudah berpisah
atau broken home. banyak sekali kasus penyimpangan prilaku seorang anak
yang terjadi akibat perceraian kedua orang tuanya contohnya mereka menjadi
brutal,cenderung mengurung diri, penyimpangan kodrat dll.
hm.. memang berat menerima kenyataan seperti demikian,namun anda jangan patah bersemangat karena bukan hanya anda yang memiliki kisah hidup demikan, bukan bermaksud pamer namun saya juga termasuk anak korban perceraian atau broken home saat itu saya berusia 13 tahun dan duduk dikelas 3 SMP pada waktu itu, bahkan kisah hidup saya saya tulis di Novel mingguan blog ini dengan judul kawat-kawat kecil.
hm.. memang berat menerima kenyataan seperti demikian,namun anda jangan patah bersemangat karena bukan hanya anda yang memiliki kisah hidup demikan, bukan bermaksud pamer namun saya juga termasuk anak korban perceraian atau broken home saat itu saya berusia 13 tahun dan duduk dikelas 3 SMP pada waktu itu, bahkan kisah hidup saya saya tulis di Novel mingguan blog ini dengan judul kawat-kawat kecil.
lanjut ke permasalahan kita :-)
berfikirlah positive kawan.. jangan karena hal ini kalian
menyerah,frustasi,labil dll. Kalian harus ingat bahwa setiap kejadia yang kita
alami,Tuhan memberikan rahasia di balik ini semua.
kita pasti merasa sedih dan iri saat melihat teman-teman kita berkumpul bersama keluarga mereka, apalagi saat kita melihat foto keluarga kita sewaktu masih bersama itu adalah pukulan luar biasa untuk kita.
kita pasti merasa sedih dan iri saat melihat teman-teman kita berkumpul bersama keluarga mereka, apalagi saat kita melihat foto keluarga kita sewaktu masih bersama itu adalah pukulan luar biasa untuk kita.
hal yang dilakukan oleh anak korban broken
home ialah :
- Menjadi pemurung : biasanya hal ini karena mereka malu dengan keadaan keluarga mereka saat itu.
- Bersifat brutal : hal ini disebabkan karena mereka ingin mendapatkan perhatian dari kedua orang tua mereka .
- Penyimpangan kodrat : dari berbagai survey yang didapat kebanyakan penyimpangan ini dilakukan karena ketakutan mereka akan hal yang terjadi kepada orang tua mereka seperti tidak mau mengenal wanita atau pria karena takut mengalami hal yang sama seperti kedua orang tua mereka.
Cara agar terhindar dari prilaku
diatas adalah
1.
Mendekatkan diri kepada Tuhan
2.
Berfikir positive bahwa kita mampu
menjalani kehidupan kita dengan sewajar-wajarnya
3.
Mempunyai banyak sahabat yang dapat
memberikan masukan atau nasehat, namun ingat tidak semua sahabat mampu menjaga
rahasia pribadi kita.
4.
Sayangilah kedua orang tua kalian
dan mencoba meyakinkan mereka bahwa anda baik-baik saja.
5.
Sering mendengarkan dan membaca
buku-buku motivasi untuk mendorong semangat anda.
Kita harus tetap bersyukur teman..
meskipun keluarga kita tidak utuh namun kita massih diberi kepercayaan untuk menjalani
cobaan ini, itu artinya tuhan tahu benar bahwa kita kuat dan mampu melalui
semuanya. Selain berterima kasih kepada tuhan,kita harus berterimakasih kepada
kedua orang tua kita Karena kita paham betul bahwa kita tidak akan berada di
dunia ini tanpa mereka berdua.
ada beberapa kata mutiara yang harus kalian baca :
ada beberapa kata mutiara yang harus kalian baca :
“hidup itu seperti ulat yang
bermetamorfosa, karena hidup itu indah pada waktunya”
“aku tegar dan kuat karena aku sudah
terbiasa jatuh dan bangun “
“mereka boleh memiliki dua tangan
untuk mendayuh perahu mereka,namun akulah yang akan sampai pertama di garis
finish dengan satu tanganku”
“meski keluargaku tidak utuh seperti
dulu namun kasih sayang mereka tetap
sempurna untukku”
Demikian artikel ini saya tulis,
bukan bertujuan untuk hal lain melainkan syaring dan berbagi pengalaman yang
sama-sama kita jalani namun mungkin cara menyikapi kita yang berbeda, maka dari
itu saya berani menulis artikel ini untuk menyatukan sikap kita terhadap
perceraian kedua orang tua kita. Trimakasih sudah berkunjung di Bola Dunia . silahkan berikan komentar .
0 komentar:
Posting Komentar