Kumpulan Puisi,kata kata mutiara dan cerpen. semoga pembaca senang :)

Free Premium Blogger Theme by NewBloggerThemes.com

Minggu, 27 Desember 2015

00.54 | by Unknown | | No comments


Tinggi badan menjadi tolak ukur

Tersedia loker untuk ***** di PT.**** dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut
1. Pria/wanita usia maksimal ** tahun
2. Lulusan minimal ******
3. Tinggi badan minimal Pria 165 cm dan wanita 155 cm
 4,5,6 dst..
Tentunya kalian sering membaca kata-kata diatas,kata-kata tersebut sering kita jumpai di internet, di dinding-dinding kota,terkadang juga dipasang menggunakan spanduk yang besar biasanya dilakukan oleh perusahaan yang sedang mencari karyawan dalam jumlah banyak. Sekarang kita akan membahas persoalan satu persatu. Untuk persyaratan pertama sangatlah wajar,karena kita mengerti benar usia produktif untuk seorang pekerja. Lanjut ke persyaratan kedua namun kita juga sangatlah paham akan pentingnya pendidikan, karena Pendidikan merupakan salah satu tolak ukur dalam sebuah perusahaan. Sekarang kita lanjut ke persoalan selanjutnya yaitu dimana batas minimal tinggi badan adalah 165 untuk pria dan 155 untuk wanita. Bagi anda yang memiliki tubuh yang ideal tidaklah memperhitungkan hal tersebut,namun jika anda yang memiliki tinggi badan dibawah batas minimal hal tersebut adalah hambatan utama bagi anda untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Tarik nafas sebentar lalu pernahkan anda bertanya mengapa? Jika anda pernah bertanya demikian maka anda juga mengalami hal yang sama seperti saya. Karena  saya hanya  memiliki tinggi badan yang sangat minim yaitu  161 cm sedangkan  untuk seorang pria tinggi 161cm tentunya sangatlah minim. Saya pernah mencoba melamar di salah satu perusahaan di Indonesia yang juga mencantumkan syarat batas minimal tinggi badan dan hasilnya saya ditolak mentah-mentah karena tinggi badan saya kurang dari batas yang telah  ditentukan oleh perusahaan tersebut. Bahkan saya pernah bertemu dengan teman saya yang diterima bekerja di salah satu perusahaan di Indonesia,saya heran kenapa dia bias diterima bekerja di perusahaan tersebut padahal tinggi badannya hanya 159 cm. karena penasaran saya bertanya kepada teman saya itu “perusahaan kamu tidak mempersoalkan tinggi badan?” dia tersenyum manis dan menjawab “ada sih..,batas tinggi badan minimal 165” jawabnya,dan saya semakin semangat untuk bertanya “kok kamu bias masuk?” dengan lugu dia menjawab “saya mengakalinya dengan menggunakan hak sepatu 9 cm dan tidak hanya itu,saya juga menyelipkan hak ukuran 3 cm ke dalam sepatu saya” mendengar hal itu saya kemudian tersenyum getir. Padaha saya kira dia diterima kerja karena  memiliki kemampuan yang baik lalu  perusahaan memberikan pengecualian dan mempekerjakanya,namun ternyata dia diterima bekerja karena berbohong. Saya semakin bertanya-tanya apakah tinggi badan yang kita miliki termasuk dalam batas  ukuran kemampuan yang kita miliki? Karena banyak orang yang memiliki kemampuan namun harus tersingkir karena masalah kurangnya tinggi badan, dan saat anda membaca artikel ini,setujukah anda jika kemampuan yang kita miliki setara dengan ukuran fisik yang kita punya? Apa pendapat anda tentang hal ini?

0 komentar:

Posting Komentar