Kumpulan Puisi,kata kata mutiara dan cerpen. semoga pembaca senang :)

Free Premium Blogger Theme by NewBloggerThemes.com

Minggu, 27 Desember 2015

00.50 | by Unknown | | No comments


Peran Orang dalam dan calo dalam melamar pekerjaan
Selain Negara berkembang,Indonesia juga  merupakan Negara keempat setelah china,india dan amerika serikat yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia,dengan  jumlah penduduk sekitar 255.993.674 jiwa tentunya sangatlah wajar jika perekonomian negara kita sangatlah terbatas bukan hanya itu,Persediaan lowongan pekerjaan saat ini juga terbatas. Bahkan banyak sarjaana-sarjana yang setelah menyandang lulusab sarjanaa tak tau haarus kemana,kondisi ini justru digunakan dengan baik oleh para calo atau penyalur tenaga kerja illegal sebagai sumber untuk mendapatkan uang. Anda pasti pernah mendapatkan tawaran tawaran jika anda ingin bekerja  misalya menjadi admin maka anda harus mengeluarkan uang sebanyak 2jt rupiah maka anda akan langsung bekerja. Lalu bagaimana jika mereka yang tidak memiliki uang? Sangatlah miris bukan? Mereka menyebut diri mereka sebagai orang dalam yang tentunya sudah kong kalikong dengan HRD di perusahaan tersebut,meskipun tidak semuanya perusahaan yang menggunakan system seperti ini namun kebanyakan menggunakan system ini  meski perusahaan tidak menganjurkan hal tersebut tetap saja terjadi. Sepertinya kita mulai dibodohi dengan uang,bahkan dalam pribahasa  “untuk mendapat ikan yang besar  maka kita harus menggunakan umpan yang besar pula” sudah tidak asing lagi ditelinga kita.kata-kata sogok menyogok,kong-kalikong sepertnya sudah hampir menjadi ciri khas negeri ini. Bagaimana kita akan maju jika hak-hak kita direnggut oleh hal-hal yang separti itu. Bisakah kita bersaing menggunakan  kemampuan jika pada dasarnya kemampuan dinomor duakan? ,karena hal demikian persyaratan menjadi seorang pekerja di pabrik atau perusahaan bukan hanya memiliki kemampuan melainkan :
1.       Memiliki koneksi : jika anda tidak mengenal atau memiliki saudara atau rekan di perusahaan tersebut maka kemungkinan kecil anda akan diterima.
2.      Memiliki modal : bukan modal usaha yang saya maksudkan namun modal yang saya maksudkan disini ialah memiliki cukup uang untuk membayar calo agar kita dapat bekerja.
Dua  syarat diatas adalah hambatan yang luar biasa bagi kita yang memiliki dana terbatas dan juga tidak memiliki koneksi dengan salah satu pegawai di perusahaan yang akan kita lamar, sebagai contohnya saya juga pernah melamar di salah satu perusahaan retail di Indonesia dan saya sendiri kaget ketika ada beberapa orang calon pegawai yang dinomor satukan karena ia adalah keponakan,anak,atau saudara dari salah satu pegawai di perusahaaan retail tersebut. Selain itu anda jangan pernah mencoba mengajukan lamaran yang anda ketahui di tembok-tembok kota dan mereka memberikan informasi nomor hp bukannya alamat perusahaan mereka karena ketika hanya nomor hp yang mereka cantumkan sudah pasti itu adala calo atau oknum yang kurang bertanggung jawab karena saya pribadi sudah pernah mencoba menghubungi nomor  yang terpasang di kertas yang ditempel di tembok-tembok kota yang mengatakan bahwa mereka membutuhkan tenaga kerja sebagai admin gudang dan sayapun mencobanya karena saya sudah tidak tahan menjadi pengangguran. Saya mencoba mengirim pesan kepada beliau “selamat pagi,apakah benar anda memerlukan seorang admin gudang?,jika benar saya ingin melamar di perusahaan yang anda maksud” beberapa menit kemudian saya mendapatkan balasan yang saya sendiri tidak pernah menduganya “iya,silahkan besok datang ke alamat ********* dan jangan lupa untuk membawa uang sebesar 1jt 5ratus “ tanpa membalas kembali pesan tersebut saya langsung paham bahwa orang tersebut adalah calo. Setelah membaca artikel ini,saya harap para pencari kerja lebih jeli dalam melamar pekerjaan apalagi jika anda mencoba bermain main dengan calo yang tidak jelas maka sudah pasti selain anda tidak mendapatkan pekerjaan,anda juga akan kehilangan uang anda.

0 komentar:

Posting Komentar